SHARE

Berita pembunuhan kakak tiri dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un ini membuat gempar seluruh dunia, apa khususnya Indonesia, pasalnya salah satu tersangka yang sudah tertangkap saat aksi pembunuhan itu adalah warga Negara Indonesia.

Kim Jong Nam tewas di Malaysia setelah di temukan sakit di area Bandara Internasional Kuala Lumpur, pada hari selasa (14/2/17). Selama ini ia tinggal di pengasingan. Diduga, Kim Jong Nam tewas dibunuh oleh agen rahasia Korea Utara dengan menggunakan racun yang sangat mematikan.

Pembunuhan ini sangat menghebohkan Karena melibatkan seorang perempuan bernama Siti Aisyah yang berasal dari Indonesia.

Banyak yang merasa kaget ketika mendengar berita kematian dari Kim Jong Nam, apa lagi diduga dilakukan perempuan asal Serang, Banten ini. Siti Aisyah memang warga Negara Indonesia dengan tempat tinggalnya di Serang.

[Baca juga: Sadis, Tak Mampu Bayar Mas Kawin Hidung Istri Dipotong]

Seperti halnya warga sekitar rumahnya, Rahmat Yusri, ketua RT yang tertera di KTP Siti Aisyah, mengungkapkan, berita penangkapan perempuan itu bagai petir di siang bolong bagi sebagian besar warga Serang Banten, pasalmya menurut warga sekitar, Siti Aisyah merupakan perempuan yang sangat lugu dan tidak pernah memperlihatkan hal yang kurang baik terhadap dirinya.

Siti Aisyah sendiri sudah menikah pada tahun 2008 dengan Gunawan Hasyim alias Ajun, yang merupakan anak dari majikan di tempat dia bekerja, dan di karuniai seoarang anak, tapi pada tahun 2012 mereka bercerai.

Banyak pertanyaan apakah Siti Aisyah benar membunuh Kim Jong Nam?

Siti Aisyah
Facebook/BBC Indonesia

Sementara ini menurut Kapolri  Jenderal Tito Karnivian mengatakan, bahwa dalam pengakuannya kepada polisi di Malaysia, Siti Aisyah memang di bayar untuk melakukan tindakan tersebut.

Namun, menurut pengakuannya, Siti Aisyah bersedia melakukanya Karena dikira ini semua hanya sebuah permainan lucu-lucuan acara prank yang ada di Televisi.

Sebelum kejadian ini terjadi, ternyata Siti Aisyah bersama perempuan lainnya dari Negara Vietnam pernah melalukan prank di sebuah televise yang ada di Vietnam dan mereka berdua mendapatkan imbalan beberapa Dollar.

Dalam asksi prank kali ini mereka medapatkan pekerjaan untuk mengerjain target untuk di jadikan sasaran prank, ternyata target yang ditentukan adalah Kim Jong Nam, Semprotan yang akan di gunakan utuk melakukan aksi tersebut ternyata berisi bahan yang mematikan.

Siti Aisyah dan Temannya itu tidak menyadari bahwa mereka berdua ternyata di peralat pihak asing atau di sebut Agen Eahasia untuk mebunuh Kim Jong Nam.