SHARE

Polri Mulai Berlakukan Denda Rp 500 Ribu Atau Penjara Pemakai Braket Hand Phone di sepeda motornya, pengguna sepeda motor akan mendapatkan denda 500 ribu bila masih tetap memasang braker untuk tempat handphone.

Berikut ini cekposting.com kutip dari laman motorplus-online.com. Sejak kemarin (1/3) Polisi Republik Indonesia menerapkan aturan Pasal 279 UUD Lalu Lintas berkaitan pemasangan alat yang mengganggu keselamatan, seperti braket handphone.

[Baca juga: Sukses Uji Coba, Motor Terbang Scorpion-3 Segera di Jual Bebas]

Pasal 279 UUD Lalu Lintas menyebutkan, “Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang dipasangi perlengkapan yang dapat mengganggu keselamatan berlalu lintas sebagai mana dimaksud dalam pasal 58 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan dan denda paling banyak Rp 500.000,- (lima ratus ribu rupiah)”.

Polri Mulai Berlakukan Denda Rp 500 Ribu Atau Penjara Pemakai Braket Handphone
Polri Mulai Berlakukan Denda Rp 500 Ribu Atau Penjara Pemakai Braket Handphone

Karena itu, bagi kalian pengguna sepeda motor yang pakai braket handphone di motor mendingan dilepas.

Braket hp bagian dari alat dianggap mengganggu keselamatan karena kegunaannya jadi tempat hp yang dinyalakan saat motor jalan.