SHARE

Di jaman sekarang kawin cerai memang sudah menjadi sesuatu tradisi yang mungkin sudah tidak bisa di elakan lagi. Berbagai alasan di luapkan ketika ada salah satu pihak yang meminta untuk bercerai, mungkin alasan klasik nya adalah tidak di nafkahi nya seorang istri. Kalau tidak palingan dengan alasan salah satu dari mereka ada yang menghianati cinta mereka dengan berselingkuh dengan orang lain.

Ini juga terjadi di Cilacap, Jawa Tengah yang tingkat perceraian di daerah tersebut meningkat drastis dari tahun ke tahun semakin meningkat tinggi saja. Informasi ini di dapatkan dari Humas Pengadilan Agama (PA) Cilacap. Muslim mengungkapkan kalau kebanyakan alasan istri menuntut cerai kepada suami nya itu dengan alasan tidak mendapatkan nafkah yang layak dari suami nya.

“Kasus perceraian 80 persen suami tidak bertanggung jawab meninggalkan istri karena pekerjaan, yaitu mencari pekerjaan diluar dan tidak kembali.Yang kedua masalah ekonomi, masalah percekcokan karena ekonomi,” ungkap Muslim.

[Baca juga: Parah! Cowok Ini Minta Gendong Pacarnya, Takut Kalau Sepatunya Basah]

Dengan laporan yang ada dari Pengadilan Agama, Cilacap, Jawa Tengah  sudah tercattat kasus perceraian yang di lakukan oleh para istri yang diantara nya merupakan melakukan talak dan juga menggugat cerai kepada suami nya. Sudah tercatat juga kalau sudah ada 5884 lebih kasus yang kalau lebih rinci nya adalah empat ribu lebih melakukan sebuah gugatan cerai dan sisa nya melakukan sebuah penalakan itu hanya di tahun 2014 saja.

modal-cinta-bikin-perceraian-tinggiSatu tahun kedepan yaitu 2015 terjadi sebuah peningkatan menjadi 5950 meningkat seratus lebih orang yang melakukan sebuah perceraian yang kalau di rinci lebih dari empat ribu yang melkukan penggugatan cerai dan sisa nya melakukan  sebuah talak. Pada tahun ini (2016) pada bulan juli tepat nya sudah tercatat sudah ada 3133 kasus perceraian yang pasti nya akan meningkat kembali di akhir tahun, dan kebanyakan yang melakukan perceraian alasan nya karena ekonomi.

Muslim juga mengatakan kalau kebanyakan para penggugat cerai atau pelaku talak melakuakn sebuah pernikahan hanya dengan modal cinta saja.
“Pada dasarnya orang menikah itu tidak memikirkan bagaimana nantinya setelah menikah, padahal sudah tahu bahwa memang pekerjaan suaminya begitu.Setelah menikah ternyata bermodal cinta itu gak cukup dalam mengarungi rumah tangga,”
“80 persen digugat oleh istri,” imbuhnya.