SHARE

Meski Galaxy Note 7 gagal di pasaran, Samsung boleh sedikit tersenyum. Mengacu pada laporan yang belum lama ini mereka rilis, pendapatan Samsung berhasil membukukan 9,2 triliun won atau sekitar Rp102 triliun selama kuartal keempat tahun 2016.

Jumlah ini 50 persen lebih tinggi daripada periode yang sama tahun lalu. Nilai ini juga menjadikan periode tersebut sebagai kuartal pendapatan Samsung terbesar dalam 3 tahun ke belakang. Pendapatan Samsung ini terbilang fantastis, mengingat insiden Galaxy Note 7 yang mengakibatkan mereka kerugian hingga $17 miliar atau Rp220 triliun! Belum lagi wakil pimpinannya, Lee Jae-yong, yang terlibat skandal korupsi yang juga ikut menyeret presiden Korea Selatan.

Samsung tak hanya merupakan manufaktur smartphone terbesar di dunia, namun mereka juga menjadi produsen nomor satu di sektor televisi dan cip memori. Dari total pendapatan Samsung di kuartal keempat kemarin, bisnis semikonduktor berkontribusi paling besar dengan angka mencapai 4,85 triliun won atau sekitar Rp56 triliun. Angka ini meningkat 77 persen dari periode yang sama tahun 2015.

[Baca Juga: Deretan Smartphone Kamera Terbaik Wajib Dimiliki]

Keuntungan operasional mereka ini juga banyak disumbang dari pengiriman panel OLED dan TV UHD. Tahun lalu, Samsung banyak menyuplai teknologi layar OLED mereka ke berbagai produsen smartphone, khususnya yang berasal dari Cina. Seiring dengan tren yang terus berkembang, tahun ini jumlah vendor smartphone yang akan mengadopsi layar ini diperkirakan akan semakin meningkat. Salah satunya adalah Apple, yang hampir dipastikan bakal menggunakan layar buatan mereka untuk iPhone generasi selanjutnya.

Sedangkan dari sektor ponsel pintar, beruntung Galaxy S7 dan Galaxy S7 Edge yang jadi andalan mereka tahun lalu, laris diserbu pembeli. Ponsel-ponsel non-flagship mereka pun menghasilkan total keuntungan yang tidak sedikit.

Untuk tahun 2017 ini, selain persiapan lahirnya Galaxy S8 yang kemungkinan baru akan dilempar ke publik April mendatang, Samsung juga berencana menghadirkan beberapa fitur flagship mereka untuk ponsel-ponsel Samsung lain yang harganya lebih terjangkau.

Namun, tentu saja rencana Samsung yang paling ditunggu-tunggu adalah kemunculan Galaxy Note 8. Belum diketahui, kapan ponsel ini akan diungkap. Baru-baru ini Samsung merilis laporan mengenai detail penyebab meledaknya Galaxy Note 7 di berbagai wilayah di dunia. Dan mereka berjanji bahwa tragedi serupa tak akan kita temui pada phablet Samsung selanjutnya.

Kalau saja Galaxy Note 7 sukses di pasaran, mungkin tahun 2016 akan menjadi salah satu tahun paling gemilang bagi Samsung.