SHARE

Hampir seluruh kebudayaan di dunia, pernikahan biasanya dilengkapi dengan mas kawin atau mahar. Dan biasanya, pihak laki-laki yang akan memberikan dan menyediakan mas kawin, dengan jumlah tertentu sesuai kemampuan.

Namun ada beberapa kebudayaan di dunia ini, yang mengharuskan mempelai wanita menyediakan mas kawin, sesuai dengan jumlah yang diminta dari pihak atau keluarga mempelai pria.
Salah satunya ada di India, di mana wanita yang akan menyediakan mas kawin. Namun kadang, ketidakmapuan menyediakan mas kawin ini bisa menjadi bencana, seperti yang dialami wanita ini.>

Sadis, Tak Mampu Bayar Mas Kawin Hidung Istri Dipotong

UTTAR PRADESH, INDIA - SEPTEMBER, 14, 2016: Kamlesh Rathore, 25, has been left disfigured after her husband Sanjeev Rathore, 27, chopped off her nose with a knife over her dowry, in Shahjahanpur district of Uttar Pradesh, India. Sanjeev was demanding ?50,000 (£566) cash from her parents which they couldn't afford. Photography by: Cover Asia Press/ Pawan Kumar
UTTAR PRADESH, INDIA – SEPTEMBER, 14, 2016: Kamlesh Rathore, 25, has been left disfigured after her husband Sanjeev Rathore, 27, chopped off her nose with a knife over her dowry, in Shahjahanpur district of Uttar Pradesh, India.
Sanjeev was demanding ?50,000 (£566) cash from her parents which they couldn’t afford.
Photography by: Cover Asia Press/ Pawan Kumar

Seorang istri di India bingung dan takut hidup setelah suaminya memotong hidung, dikarenakan keluarganya tidak mampu memberikan mas kawin pernikahan.

Kamlesh Rathore yang baru berusia 25 tahun dari Shahjahanpur, Uttar Pradesh, India utara, dituntut oleh suaminya, Sanjeev Rathore mahar sebesar £550 atau Rp10 juta sejak mereka menikah.

“Saya berulang kali mengatakan kepadanya bahwa ayah saya sangat miskin, dan ia tidak mampu memberikan sejumlah uang tapi dia tidak mendengarkannya dan mengancam akan memotong hidung saya,” ucap Kamlesh dikutip dari Mail Online.

[Baca juga:Merasa Tampan, Pria Ini Ngaku Lelah Jadi Rebutan Wanita Cantik]

Suaminya bahkan tidak segan-segan untuk memukulinya selama bertahun-tahun pernikahan. Dia juga menggunakan ikat pinggang, sandal, dan tongkat untuk menyiksanya.

Hingga pada tanggal 14 September, Sanjeev mulai berteriak dan menuntut uang lagi saat Kamlesh sedang memasak makan malam. Dan tiba-tiba dari belakang, suami dibantu mertuanya memotong hidungnya.

Kamlesh, yang memiliki seorang putri berusia enam tahun, mengatakan jika suaminya dan mertuanya melarikan diri segera setelah mereka memotong hidungnya.

Kamlesh dengan cepat dijemput orang tuanya yang tinggal tidak jauh dari rumahnya, dan mereka bergegas membawa ke pusat medis terdekat. Kini suami dan mertuanya sedang dikejar oleh polisi setempat.

Budaya memberikan mas kawin ini biasanya diberikan dalam bentuk uang tunai, perhiasan atau tanah dari keluarga pengantin wanita kepada pengantin pria sebagai syarat pernikahan.